Kenapa Puasa Bikin Badan Lemas? Ini Penyebab & Solusinya

Kenapa Puasa Bikin Badan Lemas? Ini Penyebab & Solusinya

Kenapa puasa badan lemas? Pernah nggak sih, Sleepers semangat banget mau mulai puasa, tapi baru beberapa jam kok badan rasanya udah lemas? Nggak sendiri kok, hampir semua orang pernah mengalami hal yang sama. 

Sebenarnya, lemas saat puasa itu wajar, apalagi di hari-hari awal. Tapi, kenapa ya hal ini bisa terjadi, dan bagaimana caranya supaya puasa tetap lancar tanpa drama badan lemas? Kami bahas satu per satu, mulai dari penjelasan ilmiah sampai solusi sederhana yang bisa kamu terapkan.

Apa Itu Rasa Lemas Saat Puasa?

Rasa lemas saat puasa itu biasanya muncul karena tubuh kamu nggak dapat asupan energi dan cairan selama belasan jam. Tubuh jadi harus menghemat energi, sehingga kamu lebih gampang capek, malas gerak, dan kadang juga susah konsentrasi.

Ilustrasi kondisi badan lemas saat puasa. Sumber: Freepik.

Menurut Alodokter, rasa lemas ini bisa dirasakan di pagi, siang, ataupun sore, tergantung kebiasaan dan kondisi tubuh masing-masing.

Ada juga dua jenis lemas lemas yang masih wajar (hanya sedikit lesu dan gampang ngantuk), dan lemas yang tidak biasa (disertai pusing berat, mual, bahkan nyaris pingsan).

Anak remaja, pekerja shift, atau kamu yang punya riwayat penyakit tertentu biasanya lebih sering merasakan lemas saat puasa.

Apakah Badan Lemas Saat Puasa Itu Normal?

Lemas saat puasa sebenarnya adalah bagian dari proses adaptasi tubuh. Ketika kamu tiba-tiba berhenti makan dan minum selama belasan jam, tubuh butuh waktu untuk menyesuaikan diri. 

Menurut Alodokter, perubahan pola makan dan tidur bisa membuat kadar gula darah menurun, sehingga tubuh terasa lemas.

Biasanya, adaptasi ini berlangsung dari hari pertama sampai hari ketujuh puasa. Kalau lemasnya masih dalam batas wajar (tidak mengganggu aktivitas), kamu nggak perlu khawatir.

Tapi, jika lemas terasa berat atau berkepanjangan, apalagi sampai susah fokus atau nyaris pingsan, sebaiknya kamu periksa ke dokter.

Sumber seperti Mayo Clinic dan CDC juga menyarankan agar tetap waspada dengan gejala berat, terutama buat kamu yang punya riwayat diabetes atau tekanan darah rendah.

Penyebab Utama Kenapa Puasa Badan Lemas

Lemas saat puasa umumnya berkaitan dengan beberapa faktor utama. Menurut Kemenkes, Alodokter, dan sumber internasional seperti NCBI/NIH, berikut ini hal-hal yang bisa bikin badan kamu gampang lemas saat puasa:

Dehidrasi sering terjadi karena kurang minum air saat sahur dan berbuka. Tubuh kekurangan cairan, volume darah turun, suplai oksigen ke otak dan otot juga jadi berkurang. Akibatnya, badan gampang lemas, susah konsentrasi, dan gampang capek.

Selain itu, kadar gula darah bisa menurun (hipoglikemia). Mayo Clinic menjelaskan bahwa tanpa makanan selama belasan jam, tubuh habis cadangan energi, terutama glukosa yang jadi bahan bakar utama otak dan otot. Hipoglikemia bisa membuat badan lemas, pusing, sampai sulit berpikir jernih. CDC menegaskan kondisi ini bisa lebih berisiko untuk kamu yang punya diabetes.

Kurang tidur atau perubahan pola tidur, seperti sering begadang atau kurang istirahat karena bangun sahur, juga bikin tubuh lebih cepat capek. Menurut Alodokter, kualitas tidur yang kurang baik membuat tubuh sulit memulihkan energi.

Faktor lain adalah menu sahur yang kurang tepat, misalnya hanya makan makanan tinggi gula atau melewatkan sahur.

Jika kamu makan terlalu manis saat sahur, energi memang naik cepat, tapi juga turun drastis di siang hari. Kekurangan karbohidrat kompleks, protein, atau serat bisa bikin perut cepat lapar dan energi menurun.

Kalau kamu ingin tahu lebih dalam soal fitur kasur yang berpengaruh ke kualitas tidur, kamu bisa baca juga di artikel Intip 7 Fitur Uniland Sleep! di blog Uniland Sleep.

Kesalahan Pola Sahur yang Membuat Badan Lemas

Seringkali badan tetap lemas walau sudah sahur. Penyebabnya bisa dari kebiasaan sahur yang kurang tepat, misalnya:

  • Sahur terlalu sedikit atau hanya makan nasi putih, tanpa protein atau serat

  • Sahur hanya makan mie instan, roti, atau makanan manis

  • Tidak minum air cukup

  • Minum kopi berlebihan, padahal kafein bisa bikin dehidrasi dan susah tidur lagi

  • Melewatkan sahur sama sekali

Menurut Kemenkes, pola makan sahur yang tidak seimbang akan berpengaruh langsung pada stamina kamu seharian. Kalau kamu ingin tahu tips memilih kasur yang juga mendukung istirahat saat puasa, kamu bisa cek artikel Panduan Memilih Kasur Springbed.

Kenapa Puasa Badan Lemas Padahal Sudah Sahur?

Kalau sudah sahur tapi masih saja lemas, bisa jadi menu sahurmu kurang seimbang. Misalnya, makan terlalu dekat waktu imsak, menu terlalu banyak gula, atau kurang protein dan serat. Lonjakan gula darah yang cepat lalu turun drastis juga sering bikin badan makin nggak bertenaga.

Selain itu, bisa juga karena metabolisme tubuh kamu memang sedang kurang fit, atau ada masalah kesehatan lain. Jika lemas disertai gejala berat, ada baiknya konsultasi ke dokter agar dapat penanganan yang sesuai.

Kenapa Puasa Badan Lemas dan Mengantuk?

Mengantuk saat puasa itu juga wajar, apalagi kalau kamu kurang tidur malamnya. Gangguan ritme sirkadian karena jadwal tidur yang berubah, atau efek pencernaan setelah sahur bisa membuat kamu mudah mengantuk. Kurangnya oksigen ke otak akibat dehidrasi juga bisa memperparah rasa lemas dan ngantuk.

Ada tips menarik soal kasur yang mendukung tidur nyaman agar kamu lebih mudah terlelap dan bangun segar, lihat juga Kasur Busa Anti Kempes.

Cara Mengatasi Badan Lemas Saat Puasa

Lemas saat puasa itu bisa diatasi dengan beberapa langkah sederhana yang sudah direkomendasikan oleh Kemenkes dan Alodokter:

  • Pilih menu sahur yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat agar energi dilepaskan bertahap.

  • Perbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka, usahakan pola minum 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas malam, 2 gelas saat sahur).

  • Atur pola tidur dengan baik, usahakan tidur lebih awal dan cukup waktu, walaupun harus bangun sahur.

  • Kurangi aktivitas fisik berat di siang hari supaya energi tidak cepat habis.

  • Atur pola buka puasa, jangan langsung makan banyak, tapi bertahap.

Jika kamu penasaran soal pilihan kasur yang bisa membantu tidur lebih nyaman, ada info lengkap di artikel Kasur Busa & Rekomendasinya.

Tidur berkualitas memang sangat penting untuk menjaga energi selama puasa. Memilih permukaan tidur yang nyaman juga bisa bantu kamu istirahat lebih baik.

Kalau kamu ingin tahu koleksi kasur yang didesain khusus untuk mendukung tidur berkualitas, kamu bisa cek koleksi kasur Uniland Sleep. Semuanya bisa jadi referensi buat kamu yang ingin tidur lebih nyenyak dan bangun segar di bulan puasa.

Menu Sahur Agar Puasa Tidak Lemas

Supaya puasa kamu tetap bertenaga, menu sahur perlu diperhatikan:

  • Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum

  • Protein tahan lama, misalnya telur, ayam, atau tahu tempe

  • Lemak sehat dalam jumlah cukup, dari alpukat, kacang, atau minyak zaitun

  • Serat dari sayur dan buah, agar kenyang lebih lama

Kombinasi menu seperti nasi merah, ayam panggang, tumis brokoli, dan buah segar bisa jadi pilihan yang enak sekaligus menyehatkan.

FAQ Kenapa Badan Lemas Saat Puasa

1. Kenapa puasa hari pertama badan terasa sangat lemas?
Tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan pola makan dan waktu istirahat. Biasanya, beberapa hari kemudian kondisi akan membaik.

2. Apakah puasa badan lemas tanda kurang gula darah?
Bisa jadi, terutama kalau menu sahur kurang seimbang atau kamu melewatkan sahur. Sumber seperti Mayo Clinic dan CDC menyebutkan gejala seperti lemas, pusing, dan susah fokus bisa berkaitan dengan hipoglikemia.

3. Kenapa puasa badan lemas dan pusing?
Seringkali ini akibat dehidrasi ringan atau tekanan darah yang turun karena kurang cairan dan asupan nutrisi.

4. Apakah minum kopi saat sahur bikin puasa lemas?
Bisa saja, karena kafein punya efek diuretik yang bikin kamu lebih sering buang air kecil, sehingga tubuh bisa kekurangan cairan dan tidur jadi kurang nyenyak.

5. Puasa badan lemas tapi harus kerja, apa solusinya?
Usahakan sahur dengan makanan bernutrisi, cukupi cairan, tidur cukup, dan atur aktivitas agar tidak terlalu berat selama puasa.

Kesimpulan

Intinya, badan lemas saat puasa seringkali berasal dari kurang energi, cairan, dan tidur. Lemas ini normal terutama di awal puasa, saat tubuh beradaptasi. Kunci utamanya adalah pola sahur dan tidur yang tepat, serta asupan cairan yang cukup. 

Kalau lemas terasa berlebihan atau disertai gejala berat, jangan ragu konsultasi ke tenaga kesehatan. Solusi sederhana seperti mengatur menu sahur dan tidur yang berkualitas bisa membuat puasa kamu tetap bertenaga.

Â